Wow... Pencapresan Rhoma jadi Bahan Kajian di AS


Fenomena diunggulkannya Rhoma Irama sebagai calon Presiden Indonesia dari Partai Kebangkitan Bangsa ternyata sampai menggoyang Amerika Serikat. Buktinya, ada kajian tentang langkah Sang Raja Dangdut tersebut yang akan digelar pada 14 Maret mendatang di Universitas Michigan, Amerika Serikat.

"Kami para ilmuwan musik dan politik akan mengkaji hal itu dalam forum akademis," kata Prof Dr Andrew Weintraub, guru besar musik Pittsburgh University, sebagaimana dikutip Surya Aka, Ketua Umum DPP Forsa (Fans Of Rhoma and Soneta), Selasa (11/2). Andrew akan membawakan makalahnya yang berjudul Dari Pengamen sampai Presiden: Musik, Politik, dan Islam di Indonesia pada acara tersebut.

"Judul kajian itu sedikit mengutip lirik lagu karya Rhoma Irama berjudul 1001 Macam. Lirik pertamanya berbunyi 'Seribu satu macam itu bidang pekerjaan dari jadi pengamen sampai jadi seorang presiden.' Lagu yang diciptakan Rhoma 1989 ini merupakan album Soneta volume 15," ujar Surya Aka. Rupanya, lirik yang semula hanya sebagai pemanis kini menjadi kenyataan bagi Rhoma.

Bagi orang Amerika, majunya Rhoma Irama yang seorang musikus, artis, ulama, dan bintang film ke Pemilu 2014 seperti Ronald Reagan yang menjadi kandidat Presiden Amerika Serikat kala itu. Soalnya, Reagan pun berlatar belakang artis dan bintang film.

Andrew berpendapat bahwa peluang Rhoma terpilih sangat terbuka. Ia beralasan bahwa PKB yang menjadi pengusung Rhoma mendapat sokongan kuat dari umat Islam mayoritas di Indonesia, Nahdhatul Ulama. Andrew selama ini dikenal sebagai guru besar musik di Pittsburgh dan telah menulis buku Gamelan Sunda dan Story of Dangdut.

http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2014/02/11/1/215161/Amerika-Kaji-Pencapresan-Rhoma-Irama

0 Response to "Wow... Pencapresan Rhoma jadi Bahan Kajian di AS"

Post a Comment