Akibat Sepakbola Gajah, Pemain PSS dan PSIS Dihukum Seumur Hidup


Komisi Disiplin PSSI akhirnya memberi hukuman berat kepada pelaku 'sepakbola gajah' pada laga babak delapan besar Divisi Utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang di Lapangan Sasana Krida Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, 26 September lalu.

Empat pemain PSIS yang terkena sanksi larangan beraktivitas di sepak bola Indonesia adalah penjaga gawang Catur Adinugroho (penjaga gawang), Komaedi (bek yang mencetak dua gol bunuh diri), Fadli Manan (striker yang mencetak gol bunuh diri), dan Saptono.

Keempat pemain tersebut juga dijatuhi hukuman denda sebesar Rp100 juta.

Dalam keputusan yang diungkapkan ketua Hinca Panjaitan malam ini, Kamis (20/11), Komdis PSSI juga menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas seumur hidup kepada manajer PSIS Wahyu Winarto dan pelatih Eko Riyadi.

Di kubu PSS, hukuman larangan beraktivitas seumur hidup dijatuhkan kepada tiga pemain, Riono, Agus Setiyawan, dan Hermawan Putra Jati. Pelatih Herry Kiswanto, sekretaris tim Ery Febriyanto, dan ofisial Rumadi, juga mendapat hukuman serupa.

"Keputusan ini bisa dibanding. Kenapa? Karena ini menyangkut nasib orang yang terlibat sehingga seluruh keputusan masih bisa dibanding," ujar Hinca seperti dikutip dari Detik.com.

Hinca juga memastikan Komdis PSSI masih akan melakukan investigasi lanjutan.

"Ada yang hari ini masih kami panggil, tapi tidak bisa datang karena kurang sehat. Jadi kami harus lanjutkan pekan depan," ucap Hinca.

Berikut detail hukuman yang dijatuhkan Komdis:

PSIS

1. Manajer PSIS Semarang Wahyu Winarto dan Pelatih Eko Riyadi. Dihukum berupa larangan beraktivitas seumur hidup terhitung 11 November 2014 dan denda Rp200 juta.

2. Asisten pelatih PSIS, Dwi Setiawan dan Budi Cipto. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 10 tahun terhitung sejak 11 November 2014 dan denda Rp150 juta.

3. Kiper Adi Nugroho, gelandang Komaedi, striker Fadli Manan, dan stiker Saptono. Dihukum berupa larangan beraktivitas seumur hidup dan denda Rp100 juta.

4. Sunar Sulaiman, Anam Syahrul, Taufik Hidayat, Andik Rahmat, Elina Soka, Vidi Hasiolan, Frengky Mahendra. Dihukum berupa larangan beraktivitas 5 tahun terhitung sejak 11 November 2014 dan denda Rp50 juta.

5. Ivo Andre Wibowo, Safrudin Tahar, Edyanto, Ahmad Noviandani, Hari Nur Yulianto. Dihukum berupa larangan beraktivitas 1 tahun dengan masa percobaan 5 tahun dan denda Rp50 juta.

6. Ronald Fagundez dan Julio Alcorse. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 5 tahun terhitung 11 November 2014 dan denda Rp150 juta.

7. Pembantu Umum Suyatno dan masseur Aji. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 1 tahun dengan masa percobaan 5 tahun, tanpa denda.

PSS

1. Sekretaris Tim Ery Febriyanto, ofisial Rumadi, pelatih Herry Kiswanto. Dihukum berupa larangan beraktivitas seumur hidup dan denda Rp200 juta.

2. Ofisial lain, Edy Broto dan Erwin Syahrudin. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 10 tahun dan denda Rp150 juta.

3. Kiper Riono, bek Agus Setiawan, dan Hermawan Putra Jati. Dihukum berupa larangan beraktivitas seumur hidup dan denda Rp100 juta.

4. Marwan Muhamad, Satrio Aji, Wahyu Gunawan, Ridwan Awaludin, Anang, Eko Setiawan, Mudah Yulianto, Moneiga Bagus. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama 5 tahun dan denda Rp50 juta.

5. Rasmoyo, Adelmund, Waluyo, Saktiawan Sinaga, Guy Junior, Gratheo Hadi Witama. Dihukum berupa larangan beraktivitas selama satu tahun dengan masa percobaan lima tahun dan denda Rp50 juta.

6. Kitman Dwi dan Masseur Suyono. Dihukum larangan beraktivitas selama 1 tahun dengan masa percobaan selama 5 tahun, tanpa denda. 


http://www.cnnindonesia.com/olahraga/20141120223922-142-12886/pemain-pss-dan-psis-dihukum-seumur-hidup

0 Response to "Akibat Sepakbola Gajah, Pemain PSS dan PSIS Dihukum Seumur Hidup"

Post a Comment